AlliSya Protection Plus

Mengapa Memilih Asuransi Syariah ?

Definisi asuransi syariah menurut Dewan Syariah Nasional adalah usaha untuk saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko/bahaya tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah.

Asuransi syari’ah disebut juga dengan asuransi ta’awun yang artinya tolong menolong atau saling membantu . Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Asuransi ta’awun prinsip dasarnya adalah dasar syariat yang saling toleran terhadap sesama manusia untuk menjalin kebersamaan dalam meringankan bencana yang dialami peserta. Prinsip ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Maidah ayat 2 (Qs.5 : 2), yang artinya :

“Dan saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan dan jangan saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan”

Mengapa harus Asuransi Syariah?

Asuransi yang selama ini digunakan oleh mayoritas masyarakat (non syariah) bukan merupakan asuransi yang dikenal oleh para pendahulu dari kalangan ahli fiqh, karena tidak termasuk transaksi yang dikenal oleh fiqh Islam, dan tidak pula dari kalangan para sahabat yang membahas hukimnya. Perbedaan pendapat tentang asuransi tersebut disebabkan oleh perbedaan ilmu dan ijtihad mereka. Alasannya antara lain :

1. Pada transaksi asuransi tersebut terdapat jahalah (ketidaktahuan) dan ghoror (ketidakpastian), dimana tidak diketahui siapa yang akan mendapatkan keuntungan atau kerugian pada saat berakhirnya periode asuransi.

2. Di dalamnya terdapat riba atau syubhat riba. Hal ini akan lebih jelas dalam asuransi jiwa, dimana seseorang yang memberi polis asuransi membayar sejumlah kecil dana/premi dengan harapan mendapatkan uang yang lebih banyak dimasa yang akan datang, namun bisa saja dia tidak mendapatkannya. Jadi pada hakekatnya transaksi ini adalah tukar menukar uang, dan dengan adanya tambahan dari uang yang dibayarkan, maka ini jelas mengandung unsur riba, baik riba fadl dan riba nasi’ah.

3. Transaksi ini bisa mengantarkan kedua belah pihak pada permusuhan dan perselisihan ketika terjadinya musibah. Dimana masing-masing pihak berusaha melimpahkan kerugian kepada pihak lain. Perselisihan tersebut bisa berujung ke pengadilan.

4. Asuransi ini termasuk jenis perjudian, karena salahsatu pihak membayar sedikit harta untuk mendapatkan harta yang lebih banyak dengan cara untung-untungan atau tanpa pekerjaan. Jika terjadi kecelakaan ia berhak mendapatkan semua harta yang dijanjikan, tapi jika tidak maka ia tidak akan mendapatkan apapun.

Melihat keempat hal di atas, dapat dikatakan bahwa transaksi dalam asuransi yang selama ini kita kenal, belum sesuai dengan transaksi yang dikenal dalam fiqh Islam. Asuransi syari’ah dengan prinsip ta’awunnya, dapat diterima oleh masyarakat dan berkembang cukup pesat pada beberapa tahun terakhir ini.

Asuransi syariah dengan perjanjian di awal yang jelas dan transparan dengan aqad yang sesuai syariah, dimana dana-dana dan premi asuransi yang terkumpul (disebut juga dengan dana tabarru’) akan dikelola secara profesional oleh perusahaan asuransi syariah melalui investasi syar’i dengan berlandaskan prinsip syariah.

Dan pada akhirnya semua dana yang dikelola tersebut (dana tabarru’) nantinya akan dipergunakan untuk menghadapi dan mengantisipasi terjadinya musibah/bencana/klaim yang terjadi diantara peserta asuransi. Melalui asuransi syari’ah, kita mempersiapkan diri secara finansial dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip transaksi yang sesuai dengan fiqh Islam. Jadi tidak ada keraguan untuk berasuransi syari’ah.

Produk Syariah – Allianz Life Indonesia Terbagi 2 :

I. Unit Link Syariah :

Ada 2 macam :

1. Allisya Protection Plus Yaitu :

  • Usia Masuk : 1 bulan – 70 tahun
  • Pemegang / Pembayar Polis : 18 tahun

Manfaat Dasar :

– Apabila Tertanggung meninggal sebelum usia 100 tahun : Santunan meninggal dunia

+ Nilai Investasi,

– Apabila Tertanggung Hidup s/d usia 100 tahun : Saldo nilai investasi

Manfaat Tambahan :

– Santunan Cacat Tetap Total (TPD A & TPD Plus)

– Santunan Biaya Sakit Kritis (CIA, CI+ & CI 100)

– Hospital & Surgical Care – Term Life

– Pembebasan Premi karena CIA, CI+/TPD (PB)

– Pembebasan Premi Spouse karena CIA, CI+/TPD (SPB)

– Pembebasan Premi Karena Meninggal (PP)

– Pembebasan Premi Spouse Meninggal (SPP)

2. Allisya Maxi Fund Plus Yaitu :

  • Usia Masuk : 1 bulan – 70 tahun
  • Pemegang / Pembayar Polis : 18 tahun

Manfaat Dasar :

– Apabila Tertanggung meninggal sebelum usia 100 tahun : santunan meninggal dunia

+ saldo nilai investasi

– Apabila Tertanggung hidup s/d usia 100 tahun : Saldo Nilai investasi

Manfaat Tambahan :

–  Tidak Ada Manfaat Tambahan (Rider)

II. Tradisional Syariah

ada 1 macam yaitu:

  1. Allianz Tasbih

Tabungan Asuransi Biaya Haji, Membantu Anda dalam mewujudkan impian untuk menunaikan ibadah haji. Untuk mewujudkan niat ibadah haji sebagai salah satu dari lima pondasi (rukun) memerlukan kesiapan batin serta tersedianya dana haji untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Dengan perencanaan tahapan dana haji yang tepat dari Allianz Syariah, niat haji Anda dapat direalisasikan dan diwujudkan dengan tambahan manfaat perlindungan bagi Anda dan keluarga tercinta.

Allianz Tasbih merupakan Produk Target Saving yang membantu dan memberikan kepastian yang realistis untuk perencanaan biaya perjalanan Haji dimasa depan kepada umat Muslim juga memberikan manfaat proteksi jiwa dan evakuasi medis yang memberikan ketenangan bagi peserta dan keluarganya”

 

Asuransi Syariah adalah sebuah sistem dimana para partisipan / anggota/ peserta mendonasikan/menghibahkan sebagian atau seluruh kontribusi yang akan digunakan untuk membayar klaim, jika terjadi musibah yang dialami oleh sebagian partisipan/anggota/peserta. Peranan perusahaan disini hanya sebatas pengelolaan operasional perusahaan asuransi serta investasi dari dana-dana/kontribusi yang diterima/dilimpahkan kepada perusahaan. Merupakan Produk Target Saving yang membantu dan memberikan kepastian yang realistis untuk perencanaan biaya perjalanan Haji dimasa depan kepada umat Muslim, juga memberikan manfaat proteksi jiwa dan evakuasi medis yang memberikan ketenangan bagi peserta dan keluarganya.

Asuransi syariah, pembagian keuntungan dirasakan lebih adil karena  tidak akan ada pihak yang menerima untung dengan jumlah yang lebih besar dibanding pihak lainnya. Mengapa demikian? Jika di dalam asuransi konvensional menerapkan kontrak jual beli atau biasa disebut tabaduli, asuransi syariah menggunakan kontrak takafuli atau tolong menolong antara nasabah satu dengan nasabah yang lain ketika dalam kesulitan.

Jika pada asuransi konvensional yang menggunakan akad tabaduli, terjadi jual beli atas risiko yang dipertanggungkan antara nasabah dengan perusahaan asuransi. Dengan kata lain terjadi transfer risiko (risk transferring) dari nasabah ke perusahaan asuransi.

Pada posisi ini perusahaan asuransi menjadi terbebani sehingga berusaha mencari cara agar semua risiko bisa ditanggung dengan memasukkan unsur risiko ke dalam paket asuransi. Sedangkan pada asuransi syariah risiko jadi tanggung jawab bersama dengan prinsip saling menolong sehingga lebih adil.

 

Keunggulan Asuransi Syariah : AlliSya Protection Plus

  1. Bebas memilih cara pembayaran secara bulanan, kuartalan, semester, atau tahunan.
  2. Manfaat asuransi bila terjadi musibah berupa santunan asuransi plus nilai investasi.
  3. Bebas menentukan masa pembayaran premi.
  4. Anda dapat menambahkan dana untuk meningkatkan investasi kapanpun bila diinginkan.
  5. Anda dapat melakukan penarikan dana untuk memenuhi kebutuhan financial atau dalam keadaan darurat.
  6. Anda dapat membuat sendiri rencana keuangan keluarga sesuai kebutuhan dan mereviewnya kapanpun diperlukan.
  7. Anda dapat menambahkan jenis perlindungan lainnya kapanpun dibutuhkan seperti santunan kecelakaan, penyakit kritis, cacat tetap total atau meninggal baik bagi Anda atau pasangan Anda.
  8. Anda dapat mengikut sertakan program ini untuk anak-anak, pasangan, saudara kandung, dan keluarga Anda lainnya.

Produk Detil

  1. Cara Pengelolaan Dana AlliSya
    • Seluruh atau sebagian dari premi yang Anda setor akan dialokasikan dan dihitung ke dalam unit dengan menggunakan Harga Unit yang berlaku saat itu
    • Nilai investasi diperoleh dari saldo unit dikurang biaya-biaya. Harga Unit terdiri dari Harga Jual Unit dan Harga Beli Unit yang selisihnya 5%.
    • Harga Unit dapat berubah dari waktu ke waktu tergantung kinerja investasi dari fund manager dan kondisi pasar.
    • Harga Unit dihitung secara harian dan diumumkan setiap hari di Harian Bisnis Indonesia.
  2. Pilihan Dana Investasi Sebagai produk asuransi, AlliSya memberikan Anda kesempatan untuk menginvestasikan dana Anda kedalam berbagai jenis investasi Syariah yang sesuai dengan berbagai tingkat toleransi resiko dari rendah hingga sedang, dengan tingkat keamanan dan stabilitas tinggi dan menarik baik di pasar uang maupun pasar modal Syariah.
  3. Allisya Rupiah Equity Fund : Menawarkan pertumbuhan modal jangka panjang dengan menghasilkan pendapatan dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan kedalam instrument jangka pendek seperti deposito (4%) dan jangka panjang seperti saham (96%). Tingkat keamanan dan stabilitas rendah serta resiko tinggi.
  • AlliSya Rupiah Fixed Income Fund

Menawarkan pendapatan yang stabil dengan menaga modal untuk jangka panjang melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan ke dalam instrument jangka pendek atau menengah seperti deposito, SBI atau reksadana dan instrumen jangka panjang seperti obligasi. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi serta risiko rendah hingga sedang.

  • AlliSya Rupiah Balanced Fund

Menawarkan pertumbuhan modal jangka panang dengan menghasilkan pendapatan yang stabil melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan ke dalam instrument jangka pendek atau menengah seperti deposito, SBI atau reksadana, dan instrumen jangka panjang seperti obligasi dan saham. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi serta risiko sedang.

  • Allisya Rupiah Equity Fund 

Menawarkan pertumbuhan modal jangka panjang dengan menghasilkan pendapatan dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan kedalam instrument jangka pendek seperti deposito (4%) dan jangka panjang seperti saham (96%). Tingkat keamanan dan stabilitas rendah serta resiko tinggi.

 

Panggil